Apakah sukses itu dicapai hanya untuk orang yang sekolah ?

Sedih saya melihat kehidupan ketika ada sikaya sukses itu dicapai karena sekolah dan simiskin bagaimana ?, saya menjadi ragu apakah bisa orang yang tidak sekolah juga sukses.. karena selama ini banyak persepsi orang mengatakan “jika kamu ingin sukses maka sekolahlah” terus gimana nasib orang-orang yang tidak sekolah ?

SMA Ditanyakan on 9 Juni 2016 pada Kejadian.
Tambah Komentar
  • 2 Jawaban
    Jawaban Terbaik

    Kesuksesan banyak disalah artikan oleh kebanyakan orang, mereka mempunyai persepsi kaya, banyak uang, dan mobil maka bisa dikatakan sukses. Menurut pemahaman saya anda bisa dikatakan sukses ketika anda mendapatkan sesuatu yang anda impikan bukan hanya harta.

    Kesuksessan bisa dimiliki oleh semua orang, hanya saja ketika anda bersekolah anda lebih mudah mencapainya. Orang yang miskin juga bisa bersekolah layaknya orang kaya, tapi harus diingat orang miskin lebih kerja keras untuk mendapatkan peluang sekolah contohnya anda harus belajar dengan tekun agar mendapatkan biasiswa, dll.
    Banyak contoh orang yang tidak sekolah/tidak melanjutkan sekolah namun mereka tetap sukses contohnya :

    1. Adam Malik
    2. Abdullah Gymnastiar
    3. Andrie Wongso
    4. Buya Hamka
    5. Bob Sadino
    6. Susi Pudjiastuti

    Mungkin anda pernah mendengar quotes “Jangan salahkan tuhan dengan keadaan kamu saat ini, tapi salahkan dirimu jika kamu mati dalam keadaan miskin”.

    Sarjana Terjawab on 9 Juni 2016

    Terima kasih atas penjelasannya :) superr kayak mario teguh

    on 9 Juni 2016.
    Tambah Komentar

    Kesuksesan dicapai hanya untuk orang yang sekolah hmmm??

    Menurut saya ya, cuma sebenernya sekolah itu tidak hanya dalam jalur formal seperti dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi, namun ada namanya sekolah informal dan sekolah sosial. Minimal seorang manusia bisa sukses bila dia mengikuti dua jenis sekolah tadi. Sekolah informal adalah sekolah yang belajar berdasarkan kemauan sendiri dan tidak sesuai kurikulum baku seperti sekolah formal, sedangkan sekolah sosial adalah sekolah kehidupan yaitu interaksi baik horizontal maupun vertikal. Sekolah sebenarnya punya satu tujuan utama yaitu belajar. Belajarlah yang membuat orang bisa mengoptimalkan kemampuan dirinya melebihi orang lain. Selain menambah wawasan, belajar bisa menjadi pengalaman berharga. Benar sepeti Anonym diatas, semua orang berhak sukses bahkan menurut saya HARUS SUKSES.

    Kesuksesan sesungguhnya ketika kita mendapatkan apa yang kita inginkan dan menjaganya, tidak hanya berupa harta benda, bisa berupa keluarga, kasih sayang, lingkungan, ketenangan rohani dan lainnya. Sesuatu dinilai sukses bila dia mencapai tujuannya. Ada sebuah pepatah mengatakan “banyak jalan menuju Roma”. Maka dari itu, banyak jalan menuju sukses, asal kita mau berusaha, mau bergerak dan mau bekerja keras agar mendapatkan tujuan kita. Jadi ubahlah mindset belajar hanya lewat sekolah formal, belajar bisa lewat jalan manapun asal tujuannya sama. Semangat si miskin bahkan bisa mengalahkan semangat si kaya. Musuh si miskin sebenarnya bukan hanya paradigma masyarakat “dia hanya orang miskin” tapi juga “bagaimana pemikiran dia agar mencapai kesuksesan yang sesungguhnya”.

    Kunci sukses itu sebenarnya niat, tujuan yang pasti, aksi, deadline!

    “Jangan menilai orang dari kesuksesannya, tapi lihatlah seberapa sering dia jatuh dan berhasil bangkit kembali” -Nelson Mandela-

    TK Terjawab on 9 Juni 2016
    Tambah Komentar
    Loading...

    Smilies Kaskus

    Dengan memposting jawaban, anda setuju dengan Kebijakan Privasi dan ketentuan layanan.