Bagaimana sejarah terbentuknya uang?

Zaman dahulu uang belum berbentuk seperti sekarang ini, kulit kayu pun dapat dijadikan uang. Namu seiring kemajuan zaman uang pun berubah seperti saat ini. Bagaimanakah sejarah terbentuknya uang seperti saat ini ?

SMA Ditanyakan on 27 Juli 2016 pada Ekonomi.
Tambah Komentar
  • 1 Jawaban

    Sebelum manusia mengenal uang sebagai alat tukar, mereka melakukan tukar-menukar barang dengan barang untuk memenuhi kebutuhan yang diperlukan. Kegiatan tukar-menukar barang ini disebut dengan barter.
    Dalam perkembangannya, kegiatan barter menghadapi kesulitan yaitu harus ada kebutuhan yang timbul secara bersama-sama dalam setiap transaksi. Selain itu, kegiatan barter juga membutuhkan waktu yang relatif lama.
    Dengan keterbatasan sistem barter, orang membutuhkan alat atau media yang dapat berfungsi sebagai alat pertukaran yang sah dan disepakati secara bersama. Pada awalnya alat yang dapat digunakan untuk melakukan pertukaran ini berupa uang barang yang dibuat dari komoditas tertentu, seperti emas, perak, maupun kulit kayu. Jenis ini digunakan sebagai media pertukaran karena memiliki sifat-sifat sebagai berikut:
    a. diterima secara umum karena sifat kelangkaannya.
    b. mutu antar emas dengan emas lainnya relatif sama dan homogen.
    c. tidak mudah rusak.
    d. disukai oleh banyak orang.
    Dengan timbulnya uang barang kesulitan sistem barter dapat teratasi. Walaupun uang barang lebih baik dibandingkan dengan sistem barter, namun ada beberapa kelemahan yaitu sebagai berikut:
    a. nilainya tidak stabil.
    b. kesulitan dalam membaginya.
    c. keamanannya tidak terjamin.
    d. tidak fleksibel.
    Dari kelemahan-kelemahan tersebut, orang mulai berpikir untuk menciptakan alat tukar yang lebih simpel dan dapat meminimalisasi kelemahan-kelemahan uang barang. Kemudian diciptakan uang yang terbuat dari kertas dan logam atau disebut uang kartal seperti yang digunakan pada saat ini. Seiring berkembangnya kegiatanperekonomian, muncullah media transaksi yang bersifat melengkapi atau menggantikan fungsi uang yaitu uang giral. Adapun bentuk-bentuk uang giral seperti deposito berjangka cek, rekening giro, kartu kredit, maupun uang elektronik.

    TK Terjawab on 27 Juli 2016
    Tambah Komentar
    Loading...

    Smilies Kaskus

    Dengan memposting jawaban, anda setuju dengan Kebijakan Privasi dan ketentuan layanan.